Buletin Berita VOA - 01.03.2021
| Ini adalah email otomatis dari Voice of America, untuk berhenti berlangganan, mohon klik di sini . |
Jerman Syaratkan Tes COVID bagi Pelaku Perjalanan dari Moselle, Perancis Selengkapnya Indonesia Kecam Kekerasan di Myanmar Selengkapnya Pasca Ledakan Misterius, Kapal Milik Israel Berlabuh di Dubai Selengkapnya Orang Tua Menunggu Kabar Nasib Putri-putri Mereka yang Diculik di Nigeria Selengkapnya Penggerebekan Milisi di Kongo, Sedikitnya 10 Warga Tewas Selengkapnya Fauci Serukan Warga AS agar Bersedia Divaksin Selengkapnya Dewan HAM PBB: 18 Tewas dalam Kerusuhan di Myanmar Selengkapnya Pemberontak Yaman Ancam Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Saudi Selengkapnya Di Tengah Pandemi, Lawatan Paus ke Irak Dinilai 'Bukan Ide Bagus' Selengkapnya AS Cekal 76 Warga Saudi Terkait Pembunuhan Jurnalis Khashoggi Badan-badan intelijen Amerika merilis laporan kepada Kongres pada Jumat (26/2) yang menyimpulkan bahwa Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman menyetujui operasi pada 2018 di Istanbul, Turki "untuk menangkap atau membunuh" jurnalis Saudi dan penduduk Amerika, Jamal Khashoggi. Selengkapnya |
| Ini adalah email otomatis, jangan membalas ke alamat ini. Jika Anda punya pertanyaan silakan layangkan ke: voaindonesia@voanews.com . |
| Voice of America 330 Independence Ave. SW Suite 3166 Washington, D.C. 20237 USA |
Jerman Syaratkan Tes COVID bagi Pelaku Perjalanan dari Moselle, Perancis
Indonesia Kecam Kekerasan di Myanmar
Pasca Ledakan Misterius, Kapal Milik Israel Berlabuh di Dubai
Orang Tua Menunggu Kabar Nasib Putri-putri Mereka yang Diculik di Nigeria
Penggerebekan Milisi di Kongo, Sedikitnya 10 Warga Tewas
Fauci Serukan Warga AS agar Bersedia Divaksin
Dewan HAM PBB: 18 Tewas dalam Kerusuhan di Myanmar
Pemberontak Yaman Ancam Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Saudi
Di Tengah Pandemi, Lawatan Paus ke Irak Dinilai 'Bukan Ide Bagus'
AS Cekal 76 Warga Saudi Terkait Pembunuhan Jurnalis Khashoggi
Komentar
Posting Komentar