Buletin Berita VOA - 30.09.2024

Ini adalah email otomatis dari Voice of America, untuk berhenti berlangganan, mohon klik di sini .

Buletin Berita VOA
 
Buletin Berita VOA
30.09.2024
Berlangganan Buletin Berita VOA Indonesia


Biden: Dampak Badai Helene di Amerika  'Tragis' Biden: Dampak Badai Helene di Amerika  'Tragis'
Selengkapnya
 
Kirby: AS Harus Bersiap Hadapi Pembalasan Iran terhadap Israel Kirby: AS Harus Bersiap Hadapi Pembalasan Iran terhadap Israel
Selengkapnya
 
Ditangkap, Tersangka Pembakaran Gedung Hunian dan Penabrakan Toko di Jerman Ditangkap, Tersangka Pembakaran Gedung Hunian dan Penabrakan Toko di Jerman
Selengkapnya
 
AS Tingkatkan Dukungan Udara dan Kesiapan Pasukan untuk Dikerahkan di Timteng AS Tingkatkan Dukungan Udara dan Kesiapan Pasukan untuk Dikerahkan di Timteng
Selengkapnya
 
Israel Serang Houthi di Yaman, Sedikitnya Empat Tewas Israel Serang Houthi di Yaman, Sedikitnya Empat Tewas
Selengkapnya
 
Lagu Rhoma Irama Bakal Dibuat Berbahasa Inggris, Dinyanyikan Bule Amerika Lagu Rhoma Irama Bakal Dibuat Berbahasa Inggris, Dinyanyikan Bule Amerika
Kepada VOA, Raja Dangdut, Rhoma Irama, "membocorkan" rencana sejumlah lagunya yang bakal diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Lagu-lagu tersebut bakal dilantunkan 4 penyanyi negeri Paman Sam, dengan semua produksi "Made in America". Selengkapnya
 
China akan Pangkas Suku Bunga Hipotek Akhir Oktober  China akan Pangkas Suku Bunga Hipotek Akhir Oktober 
Selengkapnya
 
Data Pekerjaan Bayangi Harapan 'Soft Landing' Ekonomi AS Data Pekerjaan Bayangi Harapan 'Soft Landing' Ekonomi AS
Selengkapnya
 
PBB, Pemimpin Dunia Khawatirkan Eskalasi Kekerasan antara Israel dan Hizbullah PBB, Pemimpin Dunia Khawatirkan Eskalasi Kekerasan antara Israel dan Hizbullah
PBB dan sejumlah pemimpin dunia mengungkapkan keprihatinan mereka atas meningkatnya kekerasan antara Israel dan Hizbullah di Lebanon. Selengkapnya
 
Koalisi Pimpinan AS Akhiri Operasi Kontraterorisme di Irak Koalisi Pimpinan AS Akhiri Operasi Kontraterorisme di Irak
Koalisi global untuk melawan kelompok teroris ISIS telah mengakhiri misi militernya di Irak. Pejabat AS mengatakan sebuah rencana dua tahap tidak akan menghalangi operasi kontra-ISIS di tempat lain di kawasan tersebut tetapi tidak memberikan rincian tentang jumlah pasukan AS di negara itu. Selengkapnya
 

Ini adalah email otomatis, jangan membalas ke alamat ini.
Jika Anda punya pertanyaan silakan layangkan ke: voaindonesia@voanews.com .

  • Untuk berhenti berlangganan, mohon klik di sini .
  • Untuk mulai berlangganan, silakan klik di sini .

Voice of America
330 Independence Ave. SW Suite 3166
Washington, D.C. 20237 USA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berita Terkini dari ANTARA

Berita Terkini dari ANTARA

Berita Terkini dari ANTARA