Buletin Berita VOA - 29.11.2024
| Ini adalah email otomatis dari Voice of America, untuk berhenti berlangganan, mohon klik di sini . |
Putin: Tidak Ada Alasan untuk Panik atas Jatuhnya Rubel Rusia Bank sentral Rusia menetapkan nilai tukar resmi rubel terhadap dollar Amerika sebesar 108 per dollar pada Rabu (27/11) atau sekitar 10 persen lebih rendah dibandingkan minggu lalu. Selengkapnya Uber dan Bolt Luncurkan Layanan Khusus Perempuan di Paris Uber meluncurkan skema serupa di negara-negara Eropa lainnya ketika perusahaan tersebut bergulat dengan serangkaian kasus pelecehan seksual yang dilakukan pengemudi mereka. Selengkapnya Spanyol Kenalkan 'Cuti Iklim' untuk Pekerja Terdampak Bencana Cuaca Menteri Ekonomi Carlos Cuerpo memperingatkan bahwa biaya dampak cuaca ekstrem bisa meningkat dua kali lipat pada 2050. Pemerintah juga mengonfirmasi bantuan baru senilai 2,3 miliar euro untuk korban banjir. Selengkapnya Presiden Meksiko Tidak Bahas Tarif dalam Pembicaraan dengan Trump Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, Kamis (28/11) mengatakan bahwa dia tidak secara khusus membahas tarif dalam pembicaraan telepon dengan Presiden terpilih Amerika Donald Trump,setelah Trump mengancam akan menerapkan pajak impor 25 persen yang dinilai kontraproduktif dengan pakta perdagangan bebas. Selengkapnya Bencana Longsor Akibat Hujan di Sumatra Tewaskan Sedikitnya 7 Orang Tujuh orang tewas akibat tanah longsor yang dipicu oleh hujan deras di Pulau Sumatra, Indonesia, menurut pejabat setempat pada Kamis (28/11). Insiden ini menambah jumlah korban tewas akibat tanah longsor di wilayah tersebut yang terjadi dalam minggu ini. Selengkapnya Ukraina: Pengiriman Bantuan Militer Segera Lebih Penting daripada Mobilisasi Tambahan Pasukan Ukraina saat ini berusaha menahan serangan besar-besaran Rusia di sepanjang garis depan yang luas, di mana pasukan Moskow terus merebut desa-desa dalam upaya menguasai seluruh wilayah industri Donbas. Selengkapnya Israel, Hizbullah Saling Tuduh Langgar Gencatan Senjata Israel dan Hizbullah, Kamis (28/11) saling tuduh melanggar kesepakatan gencatan senjata, yang baru berusia satu hari. Gencatan senjata ini sebelumnya ditujukan untuk mengakhiri konflik yang sudah berlangsung selama lebih dari satu tahun. Selengkapnya Koalisi Masyarakat Sipil Indonesia Sayangkan Penundaan EUDR Parlemen Uni Eropa telah menyetujui penundaan selama satu tahun implementasi Regulasi Bebas Deforestasi Uni Eropa (EUDR). Kelompok pegiat lingkungan hidup menolak hal tersebut. Selengkapnya Trump: Amerika Serikat akan Jadi Ibu Kota Kripto Dunia Para investor mata uang kripto memiliki harapan besar dengan kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih. Dalam kampanyenya, Trump menyatakan ia mendukung eksistensi mata uang digital tersebut. Selengkapnya Pengamat: Tarif PPN Naik Jadi 12 Persen, Masyarakat Kelas Menengah Semakin Terjepit Sejumlah pakar menyarankan kepada pemerintah untuk menangguhkan kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen yang direncanakan akan berlaku pada 1 Januari 2025. Ini dikarenakan beban masyarakat, terutama kelas menengah, yang akan semakin berat. Selengkapnya |
| Ini adalah email otomatis, jangan membalas ke alamat ini. Jika Anda punya pertanyaan silakan layangkan ke: voaindonesia@voanews.com . |
| Voice of America 330 Independence Ave. SW Suite 3166 Washington, D.C. 20237 USA |
Putin: Tidak Ada Alasan untuk Panik atas Jatuhnya Rubel Rusia
Uber dan Bolt Luncurkan Layanan Khusus Perempuan di Paris
Spanyol Kenalkan 'Cuti Iklim' untuk Pekerja Terdampak Bencana Cuaca
Presiden Meksiko Tidak Bahas Tarif dalam Pembicaraan dengan Trump
Bencana Longsor Akibat Hujan di Sumatra Tewaskan Sedikitnya 7 Orang
Ukraina: Pengiriman Bantuan Militer Segera Lebih Penting daripada Mobilisasi Tambahan
Israel, Hizbullah Saling Tuduh Langgar Gencatan Senjata
Koalisi Masyarakat Sipil Indonesia Sayangkan Penundaan EUDR
Trump: Amerika Serikat akan Jadi Ibu Kota Kripto Dunia
Pengamat: Tarif PPN Naik Jadi 12 Persen, Masyarakat Kelas Menengah Semakin Terjepit
Komentar
Posting Komentar