Buletin Berita VOA - 30.01.2025
| Ini adalah email otomatis dari Voice of America, untuk berhenti berlangganan, mohon klik di sini . |
Picu Perdebatan, Inpres Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasar Kelahiran Selengkapnya Larangan Israel terhadap UNRWA Cemaskan Pengungsi Palestina di Yerusalem Selengkapnya 10 Anggota Sebuah Keluarga Ditembak Mati di Afghanistan Selengkapnya WHO: Pemotongan Dana AS Ancam Kemajuan Penanggulangan Polio Selengkapnya Pemerintahan Trump Bekukan Bantuan Pembangunan Luar Negeri Selengkapnya Polemik New York Fashion Week 'Indonesia Now' Sejumlah desainer yang pernah ikut serta dalam pagelaran busana Indonesia Now di New York Fashion Week, protes di media sosial menyebut adanya mismanajemen dan kerugian uang. Tim VOA mengonfirmasi ke sejumlah desainer dan juga pengelola Indonesia Now terkait polemik ini. Selengkapnya Trump Dorong Akhiri Hak Warga Negara Berdasar Kelahiran Instruksi Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri hak kewarganegaraan berdasar kelahiran menuai perdebatan hukum dan politik. Amandemen ke-14 konstitusi AS menjamin kewarganegaraan bagi siapa saja yang lahir di wilayah AS. Prinsip ini telah menjadi inti hak-hak sipil sejak diratifikasi pada 1868. Selengkapnya Afrika Berhasil Capai Komitmen Baru Untuk Sarana Listrik Senilai US$8 Miliar Sebuah inisiatif untuk membuat 300 juta orang Afrika dapat mengakses listrik dalam enam tahun ke depan telah mendapatkan komitmen baru senilai lebih dari US$8 miliar dari para pemberi pinjaman, termasuk Islamic Development Bank dan Asia Infrastructure Investment Bank. Selengkapnya Hasil Ujian Nasional Amerika Serikat: Siswa Semakin Tertinggal dalam Membaca, Hanya Sedikit Kemajuan pada Matematika Hasil ujian nasional terbaru menunjukkan anak-anak di Amerika Serikat terus mengalami kemunduran dalam hal kemampuan membaca setelah pandemi COVID-19 dan tidak banyak mengalami kemajuan dalam bidang matematika. Selengkapnya Komnas HAM Papua: Rencana Pemberian Amnesti Tepat Rencana pemerintah memberikan amnesti pada orang-orang yang terlibat dalam kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua dinilai sebagai kebijakan yang tepat dan strategis. Selengkapnya |
| Ini adalah email otomatis, jangan membalas ke alamat ini. Jika Anda punya pertanyaan silakan layangkan ke: voaindonesia@voanews.com . |
| Voice of America 330 Independence Ave. SW Suite 3166 Washington, D.C. 20237 USA |
Picu Perdebatan, Inpres Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasar Kelahiran
Larangan Israel terhadap UNRWA Cemaskan Pengungsi Palestina di Yerusalem
10 Anggota Sebuah Keluarga Ditembak Mati di Afghanistan
WHO: Pemotongan Dana AS Ancam Kemajuan Penanggulangan Polio
Pemerintahan Trump Bekukan Bantuan Pembangunan Luar Negeri
Polemik New York Fashion Week 'Indonesia Now'
Trump Dorong Akhiri Hak Warga Negara Berdasar Kelahiran
Afrika Berhasil Capai Komitmen Baru Untuk Sarana Listrik Senilai US$8 Miliar
Hasil Ujian Nasional Amerika Serikat: Siswa Semakin Tertinggal dalam Membaca, Hanya Sedikit Kemajuan pada Matematika
Komnas HAM Papua: Rencana Pemberian Amnesti Tepat
Komentar
Posting Komentar