Buletin Berita VOA - 27.02.2025
| Ini adalah email otomatis dari Voice of America, untuk berhenti berlangganan, mohon klik di sini . |
Amerika Laporkan Kematian Pertama akibat Campak di West Texas Selengkapnya Pro dan Kontra Rencana Penghapusan Uang Koin Satu Sen Wacana menghilangkan koin satu sen alias "penny" menuai pro dan kontra. Banyak proposal telah dilontarkan, mengingat harga produksi uang logam satu sen ini sangat melebihi nilai nominalnya sebagai pecahan terkecil dolar AS. Selengkapnya Calon Kanselir Jerman: Amerika Tak Pedulikan Eropa Friedrich Merz calon kuat kanselir baru setelah partainya memenangkan suara terbanyak dalam pemilu Jerman, telah mengingatkan bahwa AS "tak banyak peduli" soal nasib Eropa. Apa maknanya bagi hubungan AS dengan negara berekonomi terbesar di Eropa ini? Selengkapnya Kongres Amerika Upayakan Kompromi RUU Anggaran Pemerintah Selengkapnya Mentan Amerika Paparkan Rencana Berantas Flu Burung dan Turunkan Harga Telur Selengkapnya Myanmar Tangkap 7.000 Orang Lebih dari di Berbagai Pusat 'Penipuan Daring' Selengkapnya Dibayangi Isu Keamanan, Amerika-Ukraina akan Tanda Tangani Perjanjian Mineral Selengkapnya Dari Krisis ke Harapan: Bagaimana Korea Selatan Mulai Mendorong Pertumbuhan Keluarga Untuk pertama kalinya setelah sembilan tahun, angka kelahiran di Korea Selatan meningkat pada 2024. Menurut data awal yang dirilis Rabu (26/2), fenomena ini disebabkan adanya peningkatan angka pernikahan; sebuah pertanda yang mungkin mengubah krisis demografi negara itu. Selengkapnya Trump Tawarkan "Kartu Emas" $5 Juta bagi WN Asing untuk Buka Lapangan Kerja di Amerika Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia ingin mulai menjual "kartu emas" seharga $5 juta (sekitar Rp 81 miliar) kepada warga negara asing yang ingin pindah ke AS dan menciptakan lapangan kerja. Trump mengatakan program imigrasi yang menurutnya legal itu dapat dimulai dalam waktu dua minggu. Selengkapnya Mengapa Hukum Islam di Aceh Hanya Diberlakukan pada Kejahatan Seksual? Mahkamah Syariah Banda Aceh menjatuhkan hukuman cambuk antara 80-85 kali terhadap pasangan gay yang tertangkap tangan. Sebagian warga mempertanyakan mengapa hukum Islam hanya diberlakukan pada kejahatan seksual, dan tidak pada kejahatan ekonomi yang jelas merugikan rakyat Aceh. Selengkapnya |
| Ini adalah email otomatis, jangan membalas ke alamat ini. Jika Anda punya pertanyaan silakan layangkan ke: voaindonesia@voanews.com . |
| Voice of America 330 Independence Ave. SW Suite 3166 Washington, D.C. 20237 USA |
Amerika Laporkan Kematian Pertama akibat Campak di West Texas
Pro dan Kontra Rencana Penghapusan Uang Koin Satu Sen
Calon Kanselir Jerman: Amerika Tak Pedulikan Eropa
Kongres Amerika Upayakan Kompromi RUU Anggaran Pemerintah
Mentan Amerika Paparkan Rencana Berantas Flu Burung dan Turunkan Harga Telur
Myanmar Tangkap 7.000 Orang Lebih dari di Berbagai Pusat 'Penipuan Daring'
Dibayangi Isu Keamanan, Amerika-Ukraina akan Tanda Tangani Perjanjian Mineral
Dari Krisis ke Harapan: Bagaimana Korea Selatan Mulai Mendorong Pertumbuhan Keluarga
Trump Tawarkan "Kartu Emas" $5 Juta bagi WN Asing untuk Buka Lapangan Kerja di Amerika
Mengapa Hukum Islam di Aceh Hanya Diberlakukan pada Kejahatan Seksual?
Komentar
Posting Komentar